Biasanya, di rumah mungil anak menjadi korban. Oleh situasi, mereka tak diperkenankan memiliki daerah pribadi (private area). Untuk tidur pun, mereka harus berdesak-desakan di sebuah tempat tidur besar bersama dengan saudara-saudara kandungnya. Untuk belajar pun, kerap kali mereka harus menunggu acara makan malam usai.
Padahal bagi anak, sekecil apa pun, memiliki daerah pribadi memberikan kebanggaan tersendiri. Paling tidak mereka bisa menyatakan, “Inilah tempatku”‘ “Marilah bermain ke sini”, atau sebaliknya, “Jangan ganggu, aku sedang baca”…(Baca selanjutnya dengan mengklik thumbnail di bawah)…

atau download kliping ini (PDF)
Ide tinggal nyaman di rumah mungil tak bakal terwujud kalau anda terus-menerus tak bisa mengatasi masalah penyimpanan (storage). Keluhan yang banyak muncul adalah orang telah berusaha mengurangi sebanyak mungkin perabotannya, tetapi persoalan berikutnya timbul. “Di mana saya harus menyimpan sepatu, mainan anak, buku, tisu, hingga makanan?”
Kata lain, apalah artinya berusaha membuat rumah kecil terasa selega mungkin, kalau toh akhirnya tetap saja sumpek karena banyak barang yang tak tertampung. Berbagai barang pun lantas berserakan di sana-sini…(Baca selanjutnya dengan mengklik thumbnail di bawah)…

atau download kliping ini (PDF)
Recent Comments